Jum. Mei 29th, 2020

Indometro News

Cyber News Akurat,Faktual dan Realistis

Harga Elpiji 3 Kg di Medan dan Deliserdang Naik Jadi Rp35.000 per Tabung

2 min read

Harga elpiji bersubsidi atau tabung isi 3 kg di sejumlah kawasan di Kota Medan dan Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) mulai naik menjadi sekitar Rp25.000-Rp35.000 per tabung.

Kenaikan harga tersebut mengagetkan warga, karena sebelumnya harga elpiji 3 kg per tabung hanya berkisar antara Rp20.000-22.000. Selain harganya naik, warga juga mulai sulit mendapatkan elpiji bersubsidi tersebut.

“Kaget, beli gas (elpiji) 3 kg udah Rp35.000 per tabung dari Rp20.000.Kata penjualnya, gas sudah sulit karena pemerintah mau cabut subsidi gas,” ujar Risna S, warga Jalan Sempurna, Kota Medan, Minggu (19/1/2020).

Risna mengaku kecewa karena harga elpiji sangat mahal. Meski demikian, dia terpaksa membeli karena memang membutuhkan untuk kebutuhan memasak.

Dia mengatakan dengan kenaikan harga gas, pengeluaran rumah tangga akan semakin besar karena harga bahan pokok juga naik.

Warga Tanjungmorawa, Deliserdang, Evi juga mengaku terkejut dengan kenaikan harga gas. “Harga gas menjadi Rp25.000 per tabung.Padahal pemerintah infonya baru akan mencabut subsidi bulan Agustus,” katanya.

Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina MOR I, M Robby Hervindo yang dikonfirmasi menegaskan harga elpiji bersubsidi belum naik. Bahkan, katanya, belum ada kebijakan baru soal elpiji 3 kg itu. “Tidak ada kenaikan harga elpiji 3 kg, tetap sesuai HET di tingkat pangkalan,” katanya.

Dia menegaskan pasokan elpiji bersubsidi itu juga cukup aman walau hingga saat ini belum ada penetapan kuota elpiji dari BPH Migas. “Ketersediaan aman, tapi memang belum ada penetapan kuota dari BPH Migas,” katanya. Namun dia mengakui pada Januari tahun 2019, alokasi elpiji 3 kg itu sekitar 10 juta tabung.

Berita ini telah terbit, sumber inews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *