Jum. Mei 29th, 2020

Indometro News

Cyber News Akurat,Faktual dan Realistis

Identitas ODP Beredar di Sosmed, Camat, Lurah, dan Admin Grup FB di Tebing Tinggi Minta Maaf

2 min read
ODP di Tebing Tinggi

Tebing Tinggi,indometronews.com – Seorang ibu rumah tangga di Kota Tebing Tinggi, Y, yang suaminya masuk dalam laporan Orang Dalam Pemantauan (ODP) vorona (Covid-19 pasca kembali dari luar negeri pada 16 Maret 2020, meminta klarifikasi kepada Camat Padang Hilir dan Lurah Tebing Tinggi. Pasalnya, setelah dokumen ODP atas nama suaminya tersebar di sosial media (sosmed).

Y mengaku setelah surat resmi laporan ODP yang ditandatangani Lurah Tebingtinggi tersebar di media sosial WAG dan Facebook, diposting di grup facebook KATT dan BMTT yang memiliki ribuan anggota, mereka sekeluarga merasa terisolir, bahkan dijauhi oleh keluarga dan handai tolan.

Hal itu diungkap Y, mewakili suaminya saat menggelar pertemuan dengan Camat Padang Hilir, Ramadhan Barkah, Lurah Tebingtinggi, Elmina Miranda dan admin grup facebook Kami Anak Tebing Tinggi (KAT), M Irpan SE dan Black Market Tebing Tinggi (BMTT), di Dunia Kopi, Jalan Djuanda, Kota Tebing Tinggi, Senin (23/3/2020). Menurut Y, masalah wabah virus corona menjadi sangat sensitif ketika dibicarakan di sosial media, apalagi masyarakat umumnya belum mengetahui apa itu ODP, PDP dan suspect corona. “Orang itu tahunya ketika namanya tercantum dalam ODP, dia dan keluarganya harus dijauhi karena takut ketularan virus cocona. Padahal suami saya sampai saat ini kondisinya baik dan sehat sehat saja. Bahkan Dinas Kesehatan telah menyampaikan bahwa para ODP yang dipantau di Kota Tebing Tinggi statusnya negatif corona,” ujarnya.

Camat Ramadhan Barkah menyatakan bahwa pemerintah kecamatan dan kelurahan tidak ada mengeluarkan atau menyebarkan surat (Laporan ODP) itu ke media sosial, apalagi facebook untuk konsumsi publik. Karena dokumen tersebut sifatnya privasi dan rahasia. “Meskipun begitu saya atas nama pribadi juga Pemerintah Kecamatan Padang Hilir dan Kelurahan Tebing Tinggi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Buk Y beserta keluarga jika kejadian ini menimbulkan ketidaknyamanan, ketersinggungan dan keresahan, baik terhadap keluarga dan masyarakat Kota Tebing Tinggi,” ujar Ramadhan.

Ramadhan berharap kepada masyarakat untuk tidak lagi memposting hal-hal yang sifatnya rahasia dan sensitif seperti ini.

Telah di Upload oleh Medanbisnisdaily

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *