Kam. Jul 2nd, 2020

Indometro News

Cyber News Akurat,Faktual dan Realistis

Polisi Menduga karena Putus Cinta Monyet,Pelajar SMP Gantung Diri

2 min read
Pelajar SMP Gantung Diri, Polisi: Diduga karena Putus Cinta Monyet
Pelajar SMP Gantung Diri, Polisi: Diduga karena Putus Cinta Monyet. Ilustrasi. 

Indometronews.com – Seorang pelajar ditemukan tak bernyawa karena gantung diri diri.

Jasadnya ditemukan di lokasi kebun karet di Kelurahan Namu Ukur Selatan, Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat, Selasa (25/2/2020).

Korban diketahui PS (16) seorang pelajar warga Lingkungan V Peragahan Kelurahan Namu Ukur Selatan Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat.

Remaja ini ditemukan dengan leher terjerat tali yang berpaut ke pohon mangga.

Saksi Sopian (42) awalnya yang pertama kali melihat korban tergantung.

Sopian hendak pergi ke ladang, ketika melintas melihat orang gantung diri di pinggir jalan

“Tadi mau ke ladang, kulihat ada yang tergantung.

Kemudian langsung melaporkan kepada warga terdekat setelah dicek diketahui orang yang gantung diri tersebut adalah PS dan sudah meninggal dunia,” kata Sopian.

Kemudian warga melaporkan kepada paman korban, Wawan dan kepada Kepling setempat Mulianta Tarigan.

Kabar ini sontak mengundang kehebohan warga sembari melaporkan penemuan mayat karena gantung diri ke Polsek Sei Bingai.

“Kami sudah mendatangi TKP Gantung diri, mencatat saksi-saksi.

Dan memotong tali dan mengevakuasi korban ke rumah duka.

Ada barang bukti seutas tali nilon sepanjang lebih kurang satu meter,” kata Kapolsek Sei Bingai, Iptu Hendramawan Sitepu.

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting mengatakan hasil penyelidikan sementara, diduga korban dalam kondisi psikologis yang sangat labil merespon perasaan asmara.

Korban diduga mengalami penolakan atau putus cinta.

“Dugaan sementara soal asmara.

Dari beberapa chatingan terakhir di sosmed, korban alami putus cinta yang sangat dalam kali.

Ya masih muda mungkin cinta  pertama, cinta monyet itu kan dalam rasanya,” kata AKP Siswanto Ginting.

Lanjut AKP Siswanto Ginting pihak kepolisian sudah bertemu dengan pihak keluarga.

Jasad diserahkan ke keluarga dan sudah menerima kepergian PS selama-lamanya.

“Keluarga sudah membuat surat pernyataan, dari orang tua korban untuk tidak dilakukan otopsi.

Jenazah sudah diterima pihak keluarga,” pungkasnya.

 

Artikel Ini Di Dapat Dari medan.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *